Kembali Investasi Bodong Emas Oleh GAMA

Kembali Investasi Bodong Emas Oleh GAMA

Redaksinet.com – Kasus menumpuk emas sebagai tak berujung. Hari ini terungkap, besok ada kasus lain yang berulang-ulang, dan investor tertangkap lagi. Berdasarkan catatan total dana Pelanggan yang terjebak dalam berbagai penipuan investasi penipuan atau investasi yang berada dalam kategori dicurigai minimal Rp 45 miliar.

Bukan tak berujung, bisnis membeli & Jual emas dibungkus skema investasi terus mengambil korban. Setelah PT Golden pedagang Indonesia Suariah (GTIS), Rahan perhiasan dan PT konsep Emas Asia (AGC), kali ini pergantian PT Arthaas abadi (GAMA), yang telah gagal membayar bones kepada pelanggan.

Salah satu agen GAMA bilang, manajemen GAMA, agen dan Wakil investor mengadakan pertemuan. Dari hasil pertemuan, kesalahan manajemen GAMA menyatakan telah terjadi pada klien manajemen dana. Dana Pelanggan dikumpulkan GAMA tidak disimpan dalam rekening perusahaan, tapi terpisah dalam beberapa perusahaan manajemen rekening pribadi.

Oleh karena itu, GAMA tidak lagi mampu membayar tingkat bunga tetap dijanjikan kepada pelanggan sebesar 2,5% per bulan sejak pertengahan Maret. Dana Pelanggan masih terjebak di GAMA sekitar ratusan miliar.

Dalam rapat, manajemen tidak bersedia untuk bertanggung jawab atas kembalinya dana Pelanggan. Beberapa pelanggan dan agen yang meminta garansi sehingga uang mereka kembali alih-alih dilaporkan kepada polisi oleh manajemen dengan tuduhan telah memegang manajemen di kantor GAMA, yang terletak di Kelapa Utara, Jakarta.

Agen dan pelanggan kemudian melaporkan counterpoint ke Polsek Kelapa Gading. Ada setidaknya sekitar 30 pelanggan yang melaporkan. Di situs gamajewelizel, GAMA menawarkan empat produk investasi logam mulia.

Produk keempat Tidak emas di tempat, fisik kontrak emas, pembiayaan berbasis emas dan paralel emas. Skema dan pembelian minimum emas berbeda untuk setiap produk. Berikut adalah daftar dari semua investasi hasil tinggi yang ternyata janji palsu dan bukannya menelan dana Pelanggan atas nama emas

Indonesia adalah surga bagi orang-orang yang berniat melakukan penipuan investasi. Jangan sekali-kali kamu ragu-ragu tentang tawaran itu. Tidak hanya menawarkan investasi dalam perusahaan agribisnis atau sistem koperasi pertama berevolusi.

Akhir-akhir ini, frife menawarkan investasi emas. Sayangnya, meskipun hasil tidak wajar, tawaran investasi masih menggoda orang. Bahkan dana yang dikumpulkan benar-benar mengagumkan sampai triliunan dolar. Penawaran investasi terbaru emas dari Rahan perhiasan menempel ke permukaan.

Setelah pelanggan melaporkan bahwa dewan Rahan ke polisi karena ada bonus yang dijanjikan tidak menetes lagi sejak Januari 2013. Selain itu, prestasi juga pelompat untuk membeli kembali emas dari investor.

Sejak 2010, prestasi perhiasan diperkirakan telah mengumpulkan dana masyarakat tidak kurang dari Rp ke 13,2 triliun melalui penjualan emas 2,2 ton. Belum lagi, dana yang dinaikkan oleh pengusaha emas Indonesia Syariah (AGTIS).

Pelanggan gesper, yang menawarkan skema Emas Islam tengah resah setelah santer berita mengatakan pendiri dan Direktur GTIS, Michael Ong, membawa uang pelanggan ke luar negeri. Tidak diketahui, kabarnya dana Pelanggan naik GTIS Rp 10 triliun.

Para pelanggan berdengung ketika mereka tak bisa kecapekan kedewasaan sejak 25 Februari. Sebelumnya, Virgin Gold Mining Corporation (VGMC) juga “successful” mengumpulkan dana besar dari investor.

Perusahaan yang mengklaim memiliki tambang emas di Afrika dan Amerika Latin memiliki sekitar 40.000 pelanggan dengan dana sekitar $ 500 miliar. VGMC telah dilaporkan dari pelanggan ke FSA karena tidak lagi mendapatkan dividends yang dijanjikan. Sekarang GAMA, setelah GAMA siapa lagi?

You May Also Like

About the Author: Egi

Leave a Reply

Your email address will not be published.