Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Investasi Properti

Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Investasi Properti

Redaksinet.com – Properti saat ini memang sedang naik daun dan menjadi primadona setiap orang, hal ini menjadi salah satu investasi menarik yang bisa kamu lirik.

Mesti investasi sangat membutuhkan modal besar, namun hal ini sebanding dengan apa yang akan kita raih di masa yang akan datang.

Bagai mana tidak? Harga properti sekarang ini lagi pesat pesatnya. Tidak pernah turun. Setiap tahunnya, potensi kenaikan harga properti sekitar 12 sampai 17 persen.

Sekalipun kamu butuh uang dan menjual rumah atau properti yang lain, akan tetapi tetap saja dibandrol dengan harga lebih mahal dibandingkan harga sewaktu kamu membeli.

Kelihatannya menjanjikan, tetapi investasi properti tidak semudah apa yang kita bayangkan selama ini. Kamu harus siap dengan modal yang benar, dimulai dari ratujan juta sampai miliaran rupiah.

Baca Juga: Panduan Strategi Trading Forex Aman Dan Simple Sangat Menguntungkan

Kalau kamu sudah siap untuk terjun berinvestasi dalam bidang properti, kamu harus perhatikan beberapa hal di bawah ini agar kamu tidak membuat kesalahan yang dapat merugikan.

Properti Apa Yang Menjadikan Kebutuhan Saat Ini

Dalam berinvestasi, jenis properti tentunya bermacam-macam. Bukan haya apartemen tetapi juga rumah dan tanah, ruko, hotel, kontrakan, vila dan lain sebagainya.

Kmu harus tahu mana yang ingin di beli sesuai dengan kebutuhan saat sekarang. Dengan satu contoh, jika kamu sudah menikah pastinya kamu memilih properti rumah yang memiliki kapasitas lebih banyak ketimbang apartemen.

Dari harga Rp 300 juta, kamu sudah bisa membeli hunian tersebut dengan luas tanah 25 meter persegi dikawasa pemukiman yang menunjang akan aktivitas kita.

Baca Juga: Harga Dan Spesifikasi Hp Poco X3

Sedangkan untuk apartemen, kalaupun terbeli dengan harga itu, paling hanya tipe seperti studio. Tetapi jika kebutuhanmu ingin membuka bisnis dalam sembako, membeli ruko lebih pas ketimbang rumah.

Oleh sebab itu, kebanyakan ruko berbeda dengan lokasi strategis sehingga cocok untuk ladang usaha, sehingga kamu bisa bisnis dengan nyaman.

Negosiasi Dengan Penjual

Banyak investor atau pembeli yang terlalu pasrah dengan harga proprti yang di tetapkan pengembang. Dalam arti, beberapapun harga yang di bandrol pengembang, diterima saja tanpa adanya negosiasi.

Padahal negosiasi hal yang wajar dalam jual beli. Namun negosiasi tidak selalu harus diberi diskon, hadiah langsung, tapi hal lainnya.

Baca Juga: Simak Selengkapnya Gan, Antam Turun di Angka Rp 5.000 Hari Ini

Misalnya kamu beli rumah seken. Ternyata saat dicek, ada keran air yang rusak, cat tembok yang mengelupas, atau genteng bocor.

Ini bisa saja kamu negosiasikan dengan penjual. Kamu bersedia membayar lunas asalkan semua kerusakan tersebut diperbaiki terlebih dahulu. Tentunya biaya perbaikan ditanggung penjual.

Dengan begitu, kamu dapat menghemat uang dan langsung menempati rumah dengan nyaman tanpa diberi lagi oleh masalah tersebut.

You May Also Like

About the Author: Obast

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *